Sabtu, 12 November 2016

SEJARAH KOTA SUNGAI PENUH


Geografi[sunting | sunting sumber]

Kota Sungaipenuh memiliki luas keseluruhan 39.150 ha, 59,2 % atau 23.177,6 ha merupakan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, sedangkan sekitar 40,8% atau 15.972,4 ha baru merupakan daerah efektif perkotaan.
Curah hujan harian rata-rata kota ini dalam satu tahun sekitar 49,4 - 169,2 mm/tahun, sementara suhu harian rata-rata dalam satu tahun antara 17,2 °C – 29,3 °C dengan kelembaban udara berada pada 39 % rata-rata dalam per tahun dan kecepatan angin rata-rata dalam satu tahun sekitar 13 m/detik.
Wilayah kota ini memiliki topografi berbukit-bukit, berada pada kawasan Bukit Barisan dan hutan tropis dengan ketingian 100 - 1000 m di atas permukaan laut, dengan luas kemiringan lahan antara 0 – 20% sekitar 6.300 ha, luas daratan bergelombang dengan kemiringan antara 5 – 150% sekitar 1.295 ha, luas daratan curam bergelombang dengan kemiringan antara 16 – 400% sekitar 4.345 ha, dan luas daratan sangat curam yang bergelombang dengan kemiringan antara lebih 400% sekitar 1.295 ha.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Secara administratif pemerintahan, kawasan kota ini dibagi atas 8 kecamatan yaitu:

Transportasi[sunting | sunting sumber]

  • Udara: Rute penerbangan komersil ke Kabupaten Kerinci telah dimulai oleh Maskapai Sky Aviation yang terbang perdana dari Bandara Sultan Thaha di Jambi ke Bandara Depati Parbo di Kerinci pada 6 Juni 2011. Kemudian maskapai Nusantara Buana Airlines (NBA) membuka rute Padang - Kerinci sejak tanggal 24 Januari 2012. Pada Maret 2012 maskapai Pacific Royale Airlines membuka pula rute penerbangan Jambi - Kerinci. Jadwal penerbangan ke Kerinci belum setiap, hanya dua kali dalam seminggu.
  • Darat: Terdapat banyak angkutan antar provinsi dan dalam provinsi yang berpusat di kota Sungai Penuh, melayani trayek jurusan antara lain, Bangko, Muara Bungo, Sarolangun, Jambi, Kuala Tungkal. Juga ke Padang, Bukittinggi, Pekanbaru bahkan Dumai. Juga ada trayek ke Bengkulu.

Pusat pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pameran naskah dalam aksara Rencong di Sungai Penuh pada masa Hindia Belanda

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates